Can I Change My Mind? (Chapter 2)
×××
"NICHOLEEE KAU SAHABAT TERBODOHKUUU" ia berteriak sehingga seluruh penjuru kantin melihat ke arah meja kami. Aku malas dengan temanku ini, ia selalu menghebohkan apapun. Jadi aku meninggalkannya saja dan tatapan aneh pun dipasang ssluruh siswa disini.
"Maaf ia bukan temanku" hanya kata itu yg kuucapkan pada mereka yg menganggap aneh.
"Nicholeeee, kenapa kau meninggalkanku" rusuh si Grace
•••
"Bodoh, jangan sampai kau mendekati Nic" cih siapa juga mau mendekati bajingan seperti dia.
"Aku tidak mendekatinya"
"Lalu?" Aku benci suasana seperti ini, ia mengurungku dalam ruang olahraga yg gelap dan hanya ada aku, Chalista, Stefany, Joel. Ya Stefany dan Joel adalah pengikut si bodoh Chalista.
"Aku ingin keluar dari sini"
"Sudahlah, lepaskan saja dia. Aku tak tega melihatnya, bagaimana kalau kita ketahuan guru guru disini?" Ucap Joel, ya dia memang org yg penakut, sebenarnya Joel bukanlah org yg cantik ataupun pintar. Dia masuk geng Chalista hanya karna dia anak yg punya sekolah ini.
"Oh astaga, diamlah Joel. Kau mau seperti mereka?" Ucap Stefany sambil memutar kedua bola matanya. Stefany memang sedikit galak. Si cupu Joel hanya menggeleng takut.
"Oke, sudahlah. Kau boleh pergi sekarang" aku segera bangkit dari duduk kemudian berjalan menuju pintu namun tanganku ditarik oleh Chalista.
"Shit, apa maumu?"
"Aku mau kau jangan dekati lagi Nic, he's mine" tanpa memperdulikan ucapannya aku melenggang keluar gudang ini. Duh tanganku perih sehabis di cengkram oleh si Chalista, kukunya sangat panjang.
"Aww ini perih, cih perempuan gila"
BRUK!!!
"Astaga kau ini, dimana matamu sampai kau berjalan menabrakku ha? Apa jalan disini sempit?" Omelku. Ia langsung membantuku berdiri dan pergi begitu saja, dapat aku lihat sedikit wajahnya lumayan tampan, tapi apa? Setelah menabrakku ia membantu berdiri lalu pergi, cih sifat macam apa itu. Sama sekali tidak seperti Jack, tidak gentleman-,.
•••
"Kau tau? Disini ada murid baru, dia tampan astagaaa aku tidak bisa bernafas saat ia melihatku omggggg" ricuh Noell saat ia duduk disampingku.
"Hanya murid baru kan?" Ucapku berusaha meresponnya.
"Kau bilang hanya??? Dia sangat amat tampan Nicholeee, dia lebih tampan dari Jack Dawson mu itu"
"Hei apa kau bilang? Dia menduduki peringkat kedua sebagai orang tertampan didunia kau tau?"
"Bukankah sudah digeser member 1D si Harry Styles?"
"Ya, tapi dia tetap jadi org tertampan di dunia menurutku"
"Berkhayal saja nona" dan tak lama kemudian Mrs. Reign masuk kekelas dengan seorang siswa baru.
Saat Mrs.Reign tengah menjelaskan, dehaman lelaki di ambang pintu membuat seisi kelas mengalihkan pandangan pada lelaki itu.
"Ehm, sorry Miss im late"
"Hm no problem, silakan duduk" ucap Mrs. Reign kemudian kembali mengajar.
"Omg omg omggggggg, freakin god. Damnn, Ni-nichole i-ia si murid tampan itu" dafuqqqq itu kan yg tadi menabrakku cih kenapa aku harus sekelas dengannya hari ini.
Lelaki tadi menoleh ke arah mejaku lalu tersenyum entah dia tersenyum kearah siapa yg pasti itu berhasil membuat Noell histeris. Ya aku akui dia sedikit tampan, ingat itu hanya sedikit tampan. Rambut blonde dan mata biru ya tapi tidak bisa seperti Jack Dawson, ingat itu.
Writer : Diva Tifania Sandra
Chap 2 udah up😁 semoga suka😉
"NICHOLEEE KAU SAHABAT TERBODOHKUUU" ia berteriak sehingga seluruh penjuru kantin melihat ke arah meja kami. Aku malas dengan temanku ini, ia selalu menghebohkan apapun. Jadi aku meninggalkannya saja dan tatapan aneh pun dipasang ssluruh siswa disini.
"Maaf ia bukan temanku" hanya kata itu yg kuucapkan pada mereka yg menganggap aneh.
"Nicholeeee, kenapa kau meninggalkanku" rusuh si Grace
•••
"Bodoh, jangan sampai kau mendekati Nic" cih siapa juga mau mendekati bajingan seperti dia.
"Aku tidak mendekatinya"
"Lalu?" Aku benci suasana seperti ini, ia mengurungku dalam ruang olahraga yg gelap dan hanya ada aku, Chalista, Stefany, Joel. Ya Stefany dan Joel adalah pengikut si bodoh Chalista.
"Aku ingin keluar dari sini"
"Sudahlah, lepaskan saja dia. Aku tak tega melihatnya, bagaimana kalau kita ketahuan guru guru disini?" Ucap Joel, ya dia memang org yg penakut, sebenarnya Joel bukanlah org yg cantik ataupun pintar. Dia masuk geng Chalista hanya karna dia anak yg punya sekolah ini.
"Oh astaga, diamlah Joel. Kau mau seperti mereka?" Ucap Stefany sambil memutar kedua bola matanya. Stefany memang sedikit galak. Si cupu Joel hanya menggeleng takut.
"Oke, sudahlah. Kau boleh pergi sekarang" aku segera bangkit dari duduk kemudian berjalan menuju pintu namun tanganku ditarik oleh Chalista.
"Shit, apa maumu?"
"Aku mau kau jangan dekati lagi Nic, he's mine" tanpa memperdulikan ucapannya aku melenggang keluar gudang ini. Duh tanganku perih sehabis di cengkram oleh si Chalista, kukunya sangat panjang.
"Aww ini perih, cih perempuan gila"
BRUK!!!
"Astaga kau ini, dimana matamu sampai kau berjalan menabrakku ha? Apa jalan disini sempit?" Omelku. Ia langsung membantuku berdiri dan pergi begitu saja, dapat aku lihat sedikit wajahnya lumayan tampan, tapi apa? Setelah menabrakku ia membantu berdiri lalu pergi, cih sifat macam apa itu. Sama sekali tidak seperti Jack, tidak gentleman-,.
•••
"Kau tau? Disini ada murid baru, dia tampan astagaaa aku tidak bisa bernafas saat ia melihatku omggggg" ricuh Noell saat ia duduk disampingku.
"Hanya murid baru kan?" Ucapku berusaha meresponnya.
"Kau bilang hanya??? Dia sangat amat tampan Nicholeee, dia lebih tampan dari Jack Dawson mu itu"
"Hei apa kau bilang? Dia menduduki peringkat kedua sebagai orang tertampan didunia kau tau?"
"Bukankah sudah digeser member 1D si Harry Styles?"
"Ya, tapi dia tetap jadi org tertampan di dunia menurutku"
"Berkhayal saja nona" dan tak lama kemudian Mrs. Reign masuk kekelas dengan seorang siswa baru.
Saat Mrs.Reign tengah menjelaskan, dehaman lelaki di ambang pintu membuat seisi kelas mengalihkan pandangan pada lelaki itu.
"Ehm, sorry Miss im late"
"Hm no problem, silakan duduk" ucap Mrs. Reign kemudian kembali mengajar.
"Omg omg omggggggg, freakin god. Damnn, Ni-nichole i-ia si murid tampan itu" dafuqqqq itu kan yg tadi menabrakku cih kenapa aku harus sekelas dengannya hari ini.
Lelaki tadi menoleh ke arah mejaku lalu tersenyum entah dia tersenyum kearah siapa yg pasti itu berhasil membuat Noell histeris. Ya aku akui dia sedikit tampan, ingat itu hanya sedikit tampan. Rambut blonde dan mata biru ya tapi tidak bisa seperti Jack Dawson, ingat itu.
Writer : Diva Tifania Sandra
Chap 2 udah up😁 semoga suka😉

Comments
Post a Comment